Konsep Pendidikan

Sistem Pembelajaran dan Kurikulum
  • Konsep Pendidikan

    Pada awalnya Sekolah Alam Indonesia memang hanya merupakan suatu gagasan pendidikan. Tetapi kemudian dicoba diwujudkan menjadi sebuah model sekolah. Sekolah yang dibuat harus mempunyai dimensi alam sebagai sumber ilmu dan dapat dikelola oleh peserta didik.

  • konseppendidikanfoto

  • Sekolah alam Indonesia tidak menggunakan bangunan gedung yang mewah melainkan saung kelas dari kayu, sehingga biaya untuk gedung lebih murah. Karena pendidikan yang berkualitas tidak ditentukan oleh bangunan fisik gedungnya, melainkan pada kualitas guru, metodologi yang benar dan resource buku yang memadai sebagai gerbang ilmu pengetahuan.

    Konsep pendidikan Sekolah Alam Indonesia berdasarkan pada Al-Qur’an dan hadist yang menerangkan bahwa tujuan manusia diciptakan, salah satunya adalah menjadi khalifah di muka bumi. Oleh karena itu sekolah alam INDONESIA memprioritaskan pada tiga pokok materi dalam konsep pendidikannya, yaitu:

    1. Akhlakul Karimah (sikap hidup)
      Metode Utama    : Keteladanan
    2. Falsafah Ilmu Pengetahuan (logika berfikir)
      Metode Utama  : Active Learning dan diskusi
    3. Latihan Kepemimpinan (Leadership)
      Metode Utama  : Dynamic group dan Outbound Training

    Learning is Fun.. Anytime, Anywhere!

    — Sekolah Alam Indonesia
  • Sistem Pembelajaran

    Pembelajaran di Sekolah Alam INDONESIA menggunakan model spider web. Dengan model seperti ini, siswa (diharapkan) mampu mengaitkan pelajaran dengan kehidupan nyata dan sekaligus dapat mengaitkan hubungan antar pelajaran yang mereka terima dengan terintegrasi

    Di Sekolah Alam INDONESIA tidak hanya siswa yang belajar. Gurupun belajar dari murid, bahkan orang tua juga belajar dari guru dan siswa. Anak-anak tidak hanya belajar di kelas, tetapi mereka juga belajar dari alam sekelilingnya. Mereka belajar bukan untuk mengejar nilai, tetapi mereka belajar untuk bisa memanfaatkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari.

    targetkurikulum

    Kegiatan Outdoor/Indoor

    Kegiatan outdoor/indoor merupakan kombinasi antara kegiatan di dalam kelas, di halaman sekolah atau bahkan kegiatan perjalanan yang dilakukan .dalam mengimbangi tema pembelajarannya. Keseluruhannya mencoba untukmemunculkan karakter-karakter positif siswa sejak usia dini sampai dengan usia lanjutannya. 

    Outbound

    Outbound adalah sebuah metode pelatihan untuk membangun karakter manusia yang berbasis pada pengalaman dengan kegiatan alam terbuka sebagai media utamanya. Tujuannya adalah membangun karakter tangguh anak-anak, sifat-sifat kepemimpinan dan kemampuan bekerjasama yang didasari akhlak mulia. Kegiatan outbound di Sekolah Alam INDONESIA diklasifikasikan menjadi tiga macam, yaitu:

    1. Fun Games Kegiatan ini menekan unsur-unsur koordinasi, konsentrasi dan kebersamaan. Dalam pelaksanaannya dikemas dalam nuansa rekreatif dan menghibur.
    2. Low Impact Games Dalam kegiatan ini siswa mulai dikenalkan pada tema-tema yang terkait dengan kerjasama, komunikasi, membuat perencanaan, mengatur strategi, efisiensi waktu, pendelegasian tugas, kejujuran dan tanggung jawab sosial. Low Impact games mulai diberikan kepada siswa-siswi kelas besar (SD kelas 3 – SL kelas 9).
    3. High Impact Games Kegiatan ini menyajikan tema-tema yang terkait dengan pengendalian diri, peningkatan keberanian, kekuatan rasa percaya diri, keuletan dan pantang menyerah. High impact games mulai diberikan pada kelas kecil hingga kelas besar.
    Kebun dan Ternak

    Kebun dan ternak merupakan salah satu kegiatan uama bagi siswa Sekolah Alam INDONESIA. Kurikulum kebun dan ternak bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan sederhana kepada siswa tentang pertanian dan peternakan dan juga untuk menumbuhkan kecintaan pada setiap siswa terhadap lingkungan. Kegiatan berkebun sudah dimulai sejak jenjang playgroup sampai sekolah lanjutan yang meliputi kegiatan persiapan tanam hingga pasca panen.

    Life Skill

    Pembelajaran life skill dirancang dengan tujuan untuk memberikan ketampilan-keterampilan kepada para siswa untuk bisa mandiri dan survive di jenjang kehidupan mereka masing-masing dan berisi tentang keterampilan-keterampilan dasar (hard skill). Pembelajaran life skill dimulai sejak preschool (TK A) hingga sekolah lanjutan. Pada kelas kecil (preschool – SD kelas 4) kegiatannya lebih banyak berkaitan dengan kegiatan menguris diri sendiri. Hal ini bertujuan agar anak Sekolah Alam Indonesia dapat mandiri sejak usia dini. Sedangkan untuk jenjang lebih tinggi (SD kelas 5 – SL kelas 9) kegiatannya lebih banyak pada pemberian keterampilan survival.

     metode belajar

    Kegiatan Besar Pembentuk Karakter

    Market Day

    Market day (hari pasar) merupakan kegiatan rutin yang diadakan tiap semester di Sekolah Alam INDONESIA. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kelas mulai Playgroup sampai SL kelas 9 dan diramaikan oleh seluruh orang tua. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha (entrepreneurship) pada siswa Sekolah Alam INDONESIA sedini mungkin.

    Ramadhan Camp & I’tikaf

    Ramadhan Camp dan I’tikaf merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap bulan Ramadhan di Sekolah Alam INDONESIA. Rangkaian acara dari kegiatan ini antara lain adalah santunan kepada para yatim piatu dan warga yang kurang mampu yang ada di sekitar Sekolah Alam INDONESIA. Lalu buka bersama, Shalat Tarawih, kajian islam, qiyamullail, bangun sahur dan sahur bersama. Khusus untuk kelas kecil (TK A – SD kelas 2) hanya mengikuti kegiatan sampai buka bersama, setelah itu pulang. Sedangkan pada masa-masa waktu sepuluh hari terakhir, mulai SD kelas 4 – SL kelas 9 mulai dikenalkan dan diajarkan untuk i’tikaf. Biasanya i’tikaf dilakukan di masjid-masjid di luar Sekolah Alam INDONESIA selama satu malam untuk siswa SD kelas 4 – 6 dan dua malam untuk siswa SL kelas 7 – 9.

    OTFA (Out Trekking Fun Adventure)

    OTFA merupakan kegiatan rutin dan biasanya dilaksanakan pada semester II setiap tahunnya. Kegiatan ini mulai diikuti oleh siswa SD kelas 1 – SL kelas 9. Biasanya diadakan di luar sekolah dengan rangkaian kegiatan antara lain camping, trekking dan outbound. Titik tekan untuk SD adalah kegiatan camping. Sedangkan untuk siswa SL adalah trekking dan hiking.

    Young Explorer

    Kegiatan ini untuk menumbuhkan semangat mencari pemahaman yang lebih dalam melalui kegiatan outing/ekspedisi. Kegiatan outing/ekspedisi merupakan studi/praktek lapangan sebagai pelengkap atau bahkan tujuan dari tema yang sedang dipelajari. Kegiatan outing sudah mulai dilakukan sejak jenjang preschool dengan mengunjungi tempat- tempat di sekitar sekolah. Sedangkan untuk kelas besar (SD kelas 5 – SL kelas 9) dapat melakukan outing yang lebih besar konsepnya dan lebih jauh jaraknya (ekspedisi) sampai ke seluruh indonesia.

    Beberapa yang sudah dilakukan adalah Ekspedisi pulau-pulau di Kepulauan Seribu, Ujung Kulon, Wakatobi, Banjarmasin, Banda Neira, Studi Kebudayaan Batak, Studi Kebudayaan Bali, Napak Tilas Pulau Jawa, dan lain-lain.

    Special Event

    Special event adalah kegiatan-kegiatan insidental yang memanfaatkan momen-momen khusus untuk memberikan kegiatan pembelajaran kepada para siswa-siswi Sekolah Alam INDONESIA. Diantaranta adalah Folklore Day, Language Fair, Muharram Day, Earth Day, Science Fair, Talent Show, Maulid Day, Book Week, WWP Expo, TK B Show, POSA (Pekan Olah Raga Sekolah Alam), dan lain-lain.

    Karya Penelitian

    Kegiatan membuat karya penelitian secara sederhana sudah dilakukan oleh siswa SD 6 dengan mengambil tema sederhana, disertai pembimbing guru kelasnya dan guru khusus yang membantu siswa dalam.membuat karya tersebut. Kemudian para siswa mempresentasikan dihadapan guru, siswa dan orang tua yang hadir. Hal ini dilakukan untuk mematangkan siswa dalam menyampaikan pendapatnya dengan terstruktur dan baik.

    Kegiatan penelitian yang lebih spesifik juga dilakukan oleh siswa SL 8 dengan subyek yang lebih khusus, bahkan memerlukan rujukan yang lebih mantap. Tidak sedikit dari siswa SL 8 yang kemudian menpresentasikan dalam bahasa inggris.

    Khusus di Sekolah Lanjutan
    Local Wisdom

    Kegiatan ini dilakukan oleh sebagian siswa SD dan SL 8 dalam berinteraksi dengan masyarakat yang memiliki budaya lokal yang kuat, seperti Baduy, Desa Cipta Gelar, dan lain-lain.

    Magang

    Kegiatan yang menanamkan jiwa mandiri dan kewirausahaan yang sudah dimulai sejak preschool hingga SD. Kemudian meningkat dalam persiapan dan pelaksanaannya dengan mengikuti (magang) bekerja di beberapa perusahaan seperti souvenir, kosmetika, mainan, makanan, perkebunan dan lain-lain, baik itu bidang industri, distribusi hingga marketing dari produk yang dihasilkan.

    Live In

    Live In adalah bermukim di pedesaan selama sepekan dan tinggal bersama keluarga asuh, dilaksanakan oleh Sekolah Lanjutan kelas 9 sebagai penutup dari segala kegiatan outing dan puncak pembuktian kemandirian dan kedewasaan siswa-siswi Sekolah Alam INDONESIA.

     

    Come to The World of Inspiring Education

    — Sekolah Alam Indonesia
  • Pendaftaran Siswa Baru

Hubungi Kami

SAI Palembang, Jalan Putri Kembang Dadar (Belakang Bandiklan Provinsi) Bukit Siguntang Palembang.

0711-444-233
0857-5870-7137
Chat WA
Kabar Terbaru